Teringat pesan ibu di hari minggu
saat bus aku tunggu
Dik, jika ayah pulang
kamu ingin apa ?
Aku tidak menjawab, diam
Dik, kamu mau apa ?
Aku masih diam, tak menjawab
Dan ibu pun bosan bertanya
Saat duduk di atas bus tua yang pengap
Aku tetap tak menjawab
Aku hanya bicara pada ibu aku ingin
belaian kasih sayang ayah dan ibu
sampai matahari terbit dari barat
Jumat, 28 Oktober 2011
Selasa, 25 Oktober 2011
kebencian bidadari
KEBENCIAN BIDADARI
Masih belum membasuh luka
kau datang lagi dengan sepenggal kisah lalu
jika saja ini buku, akan kubakar dan hilang semua
tapi ini kau…
Ada luka yang masih bertahta disana
dihati yang telah kau sakiti
baik kah aku? Bodoh kah aku? Atau inikah caramu? Aku tak tau…
kini mimpiku tlah terpejam menanti gelap
mengais kebencian yang membuatku mengerti
Mestinya kau tau hatiku tak sekuat itu
kebencian ini tak bisa hilang karena sirnanya dunia
aku ingin malam tuk selamanya
agar wajahmu tak terlihat jelas, agar bayangmu tak tampak dariku
aku tak ingin kau datangi lagi hatiku
meski untuk satu waktu saja
jika harus mati. Aku ingin tetap membawa kebencian ini
karena inilah sayapku
sayap yang akan membawaku pergi
untuk melupakanmu
kau datang lagi dengan sepenggal kisah lalu
jika saja ini buku, akan kubakar dan hilang semua
tapi ini kau…
Ada luka yang masih bertahta disana
dihati yang telah kau sakiti
baik kah aku? Bodoh kah aku? Atau inikah caramu? Aku tak tau…
kini mimpiku tlah terpejam menanti gelap
mengais kebencian yang membuatku mengerti
Mestinya kau tau hatiku tak sekuat itu
kebencian ini tak bisa hilang karena sirnanya dunia
aku ingin malam tuk selamanya
agar wajahmu tak terlihat jelas, agar bayangmu tak tampak dariku
aku tak ingin kau datangi lagi hatiku
meski untuk satu waktu saja
jika harus mati. Aku ingin tetap membawa kebencian ini
karena inilah sayapku
sayap yang akan membawaku pergi
untuk melupakanmu
Puisi ini bersumber dari :fb sagungrestu@yahoo.com
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.
Langganan:
Komentar (Atom)

